RESENSI LEARN

SMA NEGERI 1 PONTIANAK

TUGAS RESENSI BUKU
CINTA BRONTOSAURUS



AGUNG MUHAMAD PRABOWO & ANDRIO PRATAMA
2013/2014






1.   IDENTITAS BUKU

Judul Buku  : Cinta Brontosaurus
Pengarang   : Raditya Dika
Penerbit       : Gagas Media
Tebal           : 152 halaman
Tahun                    : 2008
Harga           : Rp. 20.000,-
              
2.   KEPENGARANGAN

Latar Belakang Pengarang:

Raditya Dika (lahir Desember 28, 1984) adalah seorang komedian dan creativepreneur.

Raditya dikenali publik setelah buku pertamanya Kambingjantan (Gagasmedia, 2005) terbit di pasaran. Selanjutnya, berbeda dengan Kambingjantan, Raditya menulis buku bergaya personal-essay-comedy berjudul Cinta Brontosaurus (Gagasmedia, 2006). Buku tersebut, bersama buku-buku berikutnya, Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa (Gagasmedia, 2007) Babi Ngesot (Bukune, 2008), Marmut Merah Jambu (Bukune, 2010) dan Manusia Setengah Salmon (Gagasmedia, 2011) sukses menjadi bestseller nasional.
Di akhir tahun 2008, bersama komikus Dio Rudiman, Raditya menulis komik Kambingjantan (Gagasmedia,2008) yang juga dilanjutkan ke Komik Kambingjantan II (Gagasmedia, 2010).


Buku Raditya yang berjudul Kambingjantan, juga telah dijadikan film yang disutradari Rudi Soedjarwo. Selain menulis skripnya bersama Salman Aristo dan Mouly Surya, di film tersebut dia juga memerankan dirinya sendiri. Film ini tayang 5 Maret 2009.

Film keduanya dia tulis dan perankan sendiri, diangkat dari buku Cinta Brontosaurus, tayang 8 Mei 2013. Film ketiganya berjudul Cinta Dalam Kardus, tayang 13 Juni 2013.

Raditya juga membuat serial komedi populer berjudul Malam Minggu Miko yang ditayangkan oleh Kompas TV dan Youtube pribadinya di http://youtube.com/radityadika. Serial ini sangat populer, episode-episodenya sudah ditonton hingga lebih dari 18 juta kali.

Selain menulis, Raditya juga seorang creativepreneur, sempat ikut mendirikan penerbit Bukune, dia juga mendirikan  perusahaan pemasaran internet Nyunyu Consulting, dan usaha pancake duren bernama Celebrity Pancake.




3.   SINOPSIS

Novel ini berisi 13 pengalaman sang penulis yaitu Raditya Dika yang dikemas menjadi satu novel. Yang pasti sesuai dengan judulnya, novel ini berisikan cerita-cerita cinta sang penulis yang dikemas menjadi sebuah cerita komedi yang bisa membuat pembaca tertawa terbahak-bahak dengan keluguan, kelucuan, dan kekonyolan Radit. Cerita dalam novel ini adalah pengalaman nyata sang penulis.

4.   TEMA, ALUR, LATAR, PENOKOHAN, BAHASA, & AMANAT

Tema:

Temanya percintaan komedi, sangat menarik jarang digunakan.

Alur:

Alurnya mundur dikarenakan novel ini adalah cerita masa lalu dari Raditya Dika.

Latar:

Latar tempat yang digunakan sangatlah unik dan jarang digunakan oleh penulis-penulis lainnya karena hal tersebut berdasarkan kisah nyata dari sang penulis yaitu Raditya Dika. Latar suasana yang ada dalam buku ini tentu sangatlah banyak dan mampu membuat para pembaca tertawa sekaligus terharu membacanya.

Penokohan:

Tentunya yang paling sering muncul disini adalah sang penulis yaitu Raditya Dika. Raditya Dika sendiri memiliki tingkah laku yang lucu, kocak. Begitu juga dengan orang tua, teman, serta mantan-mantan pacar Raditya Dika.

Bahasa:

Bahasa yang digunakan merupakan bahasa sehari-hari sehingga sang pembaca mudah memahami isi buku.

manat:

Banyak amanat yg terkandung dalam novel tersebut walau dalam bentuk tersirat tapi sang pembaca bisa memahami amanat yg ingin disampaikan oleh sang penulis. Contoh salah satu amanatnya adalah “Cinta itu harus apa adanya”.





5.   KELEBIHAN & KELEMAHAN

Kelebihan buku:

Menurut kami kelebihan dari novel ini adalah dari cara penyampaian cerita yang menarik. Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh pembaca dan meyampaikan yang aslinya tragis menjadi konyol yang bisa membuat kita tertawa dan tersenyum ketika membaca novel ini. Selain dari cara penyampaiannya, kelebihan dari novel ini ialah isi ceritanya yang menarik, lucu, dan menghibur.

Kelemahan buku:

Tetapi masih ada kekurangan pada novel ini yaitu pada kata-katanya. Menurut saya mungkin kata-kata dari novel ini agak vulgar dan tidak disensor, namun tidak menjadi masalah yang besar karena semua tertutupi dengn cara penyampaian cerita yang menarik.

6.   KESIMPULAN


Buku ini sangatlah menarik untuk dibaca pada kalangan remaja karena Raditya Dika memasukkan unsur-unsur percintaan dia saat remaja yang sangat kocak dan menghibur untuk dibaca 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makmur Jika Bersyukur, Hancur Jika Kufur

Summer Paradise

chelsea ♥