Makmur Jika Bersyukur, Hancur Jika Kufur
Tidak ada orang yang lebih kaya di dunia ini melebihi Nabi Sulaiman Alaihissalam. Baik di masa lalu, di masa kini, maupun di masa datang. Meski demikian, Nabi Sulaiman tidak pernah sombong dan membanggakan diri. Ia justru sering merasa takut jika kelak menjadi orang yang kurang bersyukur karena kekayaan. Itulah sebabnya ia selalu berdoa agar senantiasa diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Doa Nabi Sulaiman ini diabadikan oleh Allah Ta’ala dalam al-Qur`an. “Ya Tuhanku, berilah aku hidayah supaya aku bersyukur atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku, dan supaya aku melakukan kebajikan yang Engkau ridhai, dan dengan karunia rahmat-Mu, masukkanlah aku ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang baik-baik,” (An-Naml [27]: 19). Al-Qur`an juga memberi contoh sosok manusia yang kaya tapi sombong. Dia adalah Qarun. Di akhir hayatnya, Qarun tidak bisa menikmati kekayaannya. Bahkan, ikut tenggelam di Laut Merah bersama Fir’aun. Hidaya...